
Tidak jelas memang tulisan saya ini mau bicara tentang apa dan mengarah kemana. Saya hanya ingin menyampaikan fakta dihadapan mata masing-masing kita, bahwa begitu banyak dan bervariatifnya realita dihadapan kita, baik itu yang berhubungan langsung dengan diri dan kehidupan kita maupun yang tidak terkait sama sekali. tetapi meski tidak ada hubungannya dengan kita, realita itu tetap saja menyita perhatian, kita fikirkan, atau bahkan menghabiskan energi untuk kita gosipkan bersama siapa saja yang mau kita ajak bicara.
Jadi terkadang sebaik apapun teraturnya hidup anda, urusan yang anda tangani terkadang masih menunjukkan bahwa anda tidak teratur. Sayapun begitu. Seringkali saya terpesona dengan kemampuan manusia, menerima dan mencerna semua realita dan fakta hidupnya, kadang sedikit menyedihkan, konyol, unik dan lucu. Satu kali seseorang bisa menangis tersedu-sedu karena musibah keluarganya tetapi beberapa menit kemudian dia sudah tertawa bersama teman-teman nongkrongnya. Satu waktu seseorang begitu khusyuknya di hamparan sajadah dalam musholla yang hening dan sepi, tetapi beberapa waktu berselang ia sudah asyik dengan maksiat kembali.
Begitu rumit. Sulit untuk mengatakan manusia itu hipokrit karena tidak juga selamanya ia konsisten dalam kemunafikannya. Tetapi sulit pula mengatakan ia baik, karena kebaikannya selalu diinterupsi dengan amat mudah oleh dosa-dosa. Saya suka bertanya dalam diri sendiri, siapa sebenarnya manusia ini? Siapa saya ini? Kenapa saya diberikan jasad seperti ini? Kejadian dan takdir seperti yang sudah saya alami? Kemampuan dan ketidakmampuan seperti yang saya rasakan? Kalau pertanyaan-pertanyaan itu sudah datang di benak saya, selalu saja saya merasa asing dengan diri dan semua yang ada dihadapan saya. Kalau sudah seperti ini, dunia begitu membosankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar