Minggu, 01 April 2012

Etika yang Harus Dijaga

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Bapak-Ibu, Saudara dan rekan-rekan,
beberapa waktu belakangan ini saya relatif mendapat banyak undangan dari bapak-ibu dosen di beberapa perguruan tinggi, saudara yang ada di consulting dan rekan-rekan mahasiswa untuk sharing ilmu terkait ekonomi, keuangan dan perbankan syariah. saya ucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaannya.

melakukan knowledge sharing dimanapun dan kapanpun saya bisa, menjadi komitmen saya untuk membayar banyak anugerah Tuhan pada kehidupan nafkah dan sebagai kompensasi kesalahan-kesalahan saya. meski, alasan tanggung-jawab keilmuan juga menjadi motivasi dari komitmen ini. namun terakhir ini ada hal yang cukup "mengganggu" proses menjalankan amanah knowledge sharing ini.

bapak-ibu, saudara dan rekan-rekan sekalian, selama ini saya sudah menyediakan waktu sabtu dan ahad untuk melakukan knowledge sharing ekonomi, keuangan dan perbankan syariah. insya Allah jika waktu saya ada, saya akan memenuhi amanah menyampaikan apa yang saya tahu tentang keilmuan itu dimanapun, dari forum diskusi kecil, majelis taklim, kuliah subuh, kuliah umum sampai dengan seminar. dan biasanya cukup dengan SMS saja, bahkan jika saya mampu saya akan tanggung sendiri biaya perjalanannya.

tetapi belakangan ini banyak undangan kepada saya yang saya fikir bersifat pribadi ternyata saya temukan diajukan pula proposal permohonan itu ke kantor saya, dengan menyebut nama saya sebagai narasumber (pembicara). duh, saya jadi serba salah. kondisi seperti itu membuat saya khawatir akan muncul prasangka di pihak berwenang di kantor saya, kalau saya memanfaatkan fasilitas kantor atau kalau saya merekayasa agar saya diundang menjadi narasumber dengan beban biaya kantor saya.

memang saya bisa saja melakukan klarifikasi (tabayun), tapi tak elok juga kalau tabayun terlalu sering dilakukan mengingat undangan seperti itu sering diajukan ke kantor saya. pelajaran dari Nabi; memang tidak baik berprasangka buruk tetapi juga tidak baik membiarkan orang berprasangka buruk (kisah Nabi yang dikunjungi istri ketika Beliau i'tikaf).

nah, untuk menjaga etika yang baik dan konsisten dengan etika itu, mohon kepada bapak-ibu, saudara dan rekan-rekan sekalian jika mempercayai saya dapat memberikan knowledge sharing di forum apa saja, silakan langsung kontak saya. biasanya untuk hari sabtu dan ahad saja, kecuali forum tertentu yang saya pandang penting, jika jatuh hari kerja, selalunya saya akan ambil cuti kantor (itupun jika masih tersedia hari cuti saya). kalau ingin melalui kantor saya, tolong tidak mencantumkan nama saya, biarkan pimpinan saya yang memutuskan siapa yang akan dipilih sebagai narasumber dari kantor saya.

mohon maklumnya dari bapak-ibu, saudara dan rekan-rekan. semoga semua upaya ini Allah berkahi dan mudahkan.

wassalam

ali sakti

4 komentar:

Luqyan Tamanni mengatakan...

barakallahu fi 'umrik wa fi 'ilmik! semoga selalu istiqomah. udah perlu PA atau 'manajemen' kayaknya?! :)

PENGURUS mengatakan...

mantap, kaifa leicester? nunggu para doctors dari UK neh, supaya bisa berbagi amanah :)

Luqyan Tamanni mengatakan...

leicester has been kind to us.

ditunggu keluarga ciputat disini secepatnya, supaya bisa diskusi di pelataran kampus lagi. mumpung masih semangat nih :)

uii profile mengatakan...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii