Rabu, 11 Agustus 2010

Memori Gombak


Tidak terasa..., ini ungkapan yang biasa dilisankan oleh orang yang sedang bernostalgia dengan masa lalunya. Persis sama dengan yang saya alami saat ini. Ketika Rabu kemarin (10 Agt 2010) saya injakkan kaki di kampus tercinta International Islamic University Malaysia (IIUM). Tak banyak yang berubah, kecuali suasana rimbun yang kini nampak menonjol dari kampus tercinta ini.

Dua hari setelah ini saya akan mengikuti delegasi Bank Indonesia untuk melakukan meeting dengan pihak Bank Negara Malaysia dan CIMB. Tetapi kesibukan itu tidak membuat saya memalingkan perhatian saya dari kampus IIUM yang sudah pernah menjadi bagian dari hidup saya. berharap sebelum pulang ke Indonesia, saya memiliki kesempatan untuk menghabiskan malam Ramadhan, tarawih di Masjid kampus, atau sekedar ngobrol bareng teman-teman mahasiswa Indonesia di sana.

6 komentar:

ERWINNOMIC mengatakan...

subhanallah ya ustad

慧佳蓉佳蓉桓 mengatakan...

所有的資產,在不被諒解時,都成了負債.................................................................

惠桂刁惠桂刁惠桂刁 mengatakan...

一個人的際遇在第一次總是最深刻的,有時候甚至會讓人的心變成永遠的絕緣。......................................................................

Muhammad Wiwil mengatakan...

Ustad,, an pengen seklai lanjutkan studi kesana...mohon doanya untad..

佳張張張張燕張張張張張 mengatakan...

嘿,你的部落格不錯哦!............................................................

至馬馬馬馬玄馬馬馬馬 mengatakan...

人不能像動物一樣活著,而應該追求知識和美德............................................................